Sunday, June 3, 2018

Paket Herbal Obat Penyakit Diabetes (NASA)


ISI PAKET :

  • 1 botol Lecithin 100 ml
  • 1 botol Chlorophyllin 100 ml
  • 1 pak Serbuk Beras Merah Natural 200 gram

Paket Herbal Obat Diabetes NASA merupakan paket pengobatan persembahan dari PT Natural Nusantara untuk membantu mengobati penyakit Diabetes mellitus (kencing manis). Faktor terbesar penyebab diabetes adalah pola makan yang tidak sehat pada saat usia muda. Namun selain itu diabetes juga bisa dikarenakan faktor keturunan genetik dari orang tua, nenek atau kakek.

Apa Itu Diabetes Mellitus ?

Diabetes mellitus merupakan suatu kondisi medis pada seseorang yang disebabkan karena adanya peningkatan gula (glukosa darah) yang timbul akibat dari gangguan hormon insulin. Insulin dihasilkan oleh sel beta pada pankreas. Sel tersebut berfungsi penting untuk menjaga tingkat kadar glukosa darah. Jika terjadi gangguan pada pankreas maka kuantitas dan kualitas indulin dapat terganggu dan kadar glukosa darah cenderung akan meningkat.

Penyebab Penyakit Diabetes Mellitus



  1. Faktor lingkungan

  • Virus
  • Toksitas atau keracunan oleh insektisida
  • Obat-obatan yang termasuk dalam golongan kortikosteroid
  • Dan lain-lain
  1. Faktor pemicu

  • Berlebihan dalam mengonsumsi makanan
  • Obesitas atau kegemukan
  • Stress berlebih
  • Penyakit jantung maupun liver kronis
  • Perlu diwaspadai bagi seorang ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg
  • Dan lain-lain
  1. Faktor genetik

Gejala Penyakit Diabetes Mellitus

  1. Akut / mendadak

  • Banyak makan, disebut polifagia
  • Banyak minum, disebut polidipsia
  • Banyak kencing, disebut poliuria
  • Berat badan penderita biasanya tidak mengalami perubahan karena insulin masih mencukupi
  • Dengan gejala awal seperti di atas jika tidak segera diobati maka insulin yang berkurang akan menyebabkan; nafsu makan berkurang (berat badan akan turun 5-10 kg dalam waktu 2-4 minggu), mudah lelah, dan akan timbul koma (koma diabetik)
  1. Kronik /menahun

  • Sering merasakan kesemutan, kulit terasa tebal, dan seperti tertusuk-tusuk jarum
  • Mudah mengantuk
  • Mudah lelah
  • Pandangan mata kabur, jadi lebih sering berganti-ganti kacamata
  • Rasa gatal di sekitar kemaluan. Hal ini biasanya terjadi pada wanita
  • Gigi mudah goyah dan lepas
  • Kemampuan seksual menurun bahkan dapat menyebabkan impotent
  • Ibu hamil yang sering mengalami keguguran

Terapi Herbal Penyembuhan Penyakit Diabetes



  1. Natural Lecithin

  • Natural Lecithin terbuat dari 100% bahan alami yaitu dari olahan kacang kedelai yang bermanfaat membantu mengobati diabetes.
  • Mengandung antioksidan. Antiokidan secara alami merupakan senyawa anti radikal bebas yang berfungsi untuk mencegah dan melindungi sel beta pankreas dari serangan radikal bebas. Sehingga sel beta pankreas dapat berjalan dengan baik. Oksidasi radikal bebas pada sel pankreas dapat menyebabkan kerusakan pada sel beta pankreas yang menyebabkan diabetes karena menurunnya produksi insulin.
  • Lecithin (phosphotidylcholine) merupakan unsur dasar penyusun sel bahkan menyusun lebih dari 50% komposisi sel. Suplemen kesehatan Natural Lecithin dapat memperbaiki kerusakan pada sel pankreas sehingga semua sel dapat bekerja dengan baik dan produksi insulin kembali secara normal.
  • Penyakit diabetes dapat mengakibatkan berbagai komplikasi. Mengonsumsi Natural Lecithin secara teratur dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi tersebut..
  • Dosis dan aturan pemakaian telah tertera pada label produk.
  1. Natural Chlorophyllin

  • Komposisi utama Natural Chlorophyllin yaitu daun cawi. Daun cawi mengandung chlorophyll acid yang memiliki berbagai jenis zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh
  • Natural Chlorophyllin juga berfungsi sebagai antioksidan. Dimana antioksidan merupakan senyawa anti radikal bebas. Sehingga dapat mencegah dan melindungi sel beta pankreas dari serangan radikal bebas agar sel tersebut dapat memproduksi insulin dengan baik.
  • Kerusakan urat syaraf yang memelihara lambung dapat menurunkan fungsi lambung. Sehinga pengosongan sisa makanan di dalam lambung akan berlangsung lebih lama. Natural Chlorophyllin mengandung serat larus yang dapat membantu membersihkan lambung dan saluran pencernaan. Serat larut tersebut pada saluran pencernaan akan membantu mempercepat proses pengeluaran kotoran dan mencegah terserapnya racun dari sisa makanan.
  • Penderita diabetes yang sudah menahun akan sering mengalami pembengkakan gusi yang dapat mengakibatkan infeksi. Natural Chlorophyllin juga dapat digunakan sebagai antieptik sekaligus mencegah bau mulut akibat infeksi dan pengentalan ludah dalam rongga mulut.
  • Dosis dan aturan pemakaian dapat dilihat pada label produk.
  1. Serbuk Beras Merah Natural

  • Komposisi utama Serbuk Beras Merah Natural terbuat dari beras merah alami yang kaya akan kandungan seratnya.
  • Salah satu gejala khas pada penderita diabetes yaitu sering merasa lapar. Serbuk Beras Merah Natural mengandung serat larut dan serat tidak larut yang dapat membantu mengurangi rasa lapar. Karena pada saluran pencernaan, serat akan diubah menjadi gel yang akan dicerna lebih lama sehingga konsumsi makanan akan lebih terkontrol. Konsumsi makanan harus dikontrol karena konsumsi makanan secara terus menerus dapat meningkatkan kadar gula darah.
  • Serbuk Beras Merah Natural yang dikonsumsi secara teratur dapat membantu menjaga kadar gula darah agar selalu dalam batas normal. Dan membantu pengeluaran lemak dan kolesterol dari dalam tubuh sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit jantung dan atherosklerosis.
  • Serbuk Beras Merah Natural sangat baik digunakan untuk kombinasi makanan bagi penderita diabetes.
  • Dosis dan aturan pakai telah tertera pada label produk.
Catatan :
  1. Paket Produk Kesehatan NASA untuk penyembuhan diabetes mellitus yaitu :
  • Natural Lecithin
  • Natural Chlorophyllin
  • Serbuk Beras Merah Natural
Penggunaan pilihan produk secara lengkap dapat lebih mengoptimalkan proses penyembuhan penyakit.
  1. Bahan makanan yang dilarang bagi penderita diabetes adalah gula pasir, madu, gula jawa, selai, sirup, susu kental manis, dodol, kue-kue manis, dendeng manis, abon manis, makanan dalam kaleng, dan sebagainya.
  2. Bahan makanan yang harus dibatasi yaitu kentang, nasi, singkong, bihun, mie, jenis tepung-tepungan, ubi, petis, kecap asin, vetsin, saus, buah-buahan, dan lain-lain.
  3. Komplikasi diabetes mellitus yaitu :
  • Penurunan kemampuan seksual
  • Komplikasi ginjal (Nefropati diabetik)
  • Komplikasi saraf (Neuropati diabetik)
  • Penyempitan pembuluh darah di mata (Retinopati diabetik)
  • Penurunan imunitas / kekebalan
  • Penyakit Jantung Koroner atau penyempitan pembuluh darah jantung
  • Tekanan darah tinggi (Hipertensi)
  • Batu empedu
  • Luka pada ujung jari menghitam menjadi borok
  • Mudah terkena peyakit kulit.
  1. Diabetes merupakan penyakit yang bersifat laten, yaitu dapat menyerang kembali jika kita tidak berhati-hati dalam menjaga dan menanggulangi faktor resiko penyebab diabetes.
Demikian penjelasan mengenai penyakit diabetes mellitus. Dapatkan Paket Herbal Obat Diabetes Mellitus NASAhanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA



Natural PENTANA

Deskripsi Natural PENTANA

Natural Pentana – Telah kita ketahui bersama bahwa hama dan penyakit tanaman dapat menyebabkan berkurangnya hasil pertanian, bahkan bisa menyebabkan gagal panen. Terkadang petani sudah mengeluarkan banyak biaya untuk membeli benih, pupuk dan biaya lainnya, tetapi pada akhirnya tidak sampai panen. Hal inilah yang menyebabkan para petani menggunakan cara instan yaitu dengan menyemprot tanaman menggunakan pestisida kimia untuk mengatasi hama dan juga penyakit pada tanaman.
Penggunaan pestisida kimia memang berhasil membantu petani untuk mengendalikan hama penyakit tanaman dan meningkatkan produksi panen petani. Namun ternyata pemakaian pestisida kimia secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, tanah menjadi tidak gembur, hingga pencemaran pada air sungai dan air sumur yang terdapat di sekitar lahan yang diberi pestisida kimia.
Natural Pentana adalah salah satu pestisida alternatif untuk pengendalian hama dari PT Natural Nusantara (NASA) yang efisien, efektif, serta ramah terhadap lingkungan. Salah satu pestisida botani yang khusus diproduksi sebagai obat pembasmi dan pengendali hama tanaman yang paling ampuh. Dibuat dari jenis tumbuh-tumbuhan khusus dan menggunakan proses alami, sehingga tidak mengandung bahan kimia yang dapat merusak tanaman.


Bahan aktif yang terkandung di dalamnya salah satunya yaitu eugenol 261,3 gram per liter dan tersedia dalam bentuk cair. Natural Pentana dapat mewujudkan keinginan Anda untuk memiliki tanaman yang indah, sehat dan dapat tumbuh subur.

Manfaat Natural PENTANA

  1. Untuk pengendali hama organik
    Natural Pentana berfungsi membunuh hama pengganggu dengan formula saripati dari tumbuh-tumbuhan. Bahan organik yang terkandung dalam Natural PENTANA dijamin aman untuk musuh alami yang ada pada tanaman.
  1. Mudah dalam penggunaan
    Dengan cara penggunaan yang akan kami jelaskan, Natural Pentana tidak membutuhkan tenaga yang berat dalam pegaplikasiannya. Jenis komoditi tanaman yang dapat menggunakan Natural Pentana, antara lain semua jenis tanaman hias, tanaman sayuran seperti cabai, terong, tomat, dan tanaman buah-buahan.
  1. Tidak merusak lingkungan
    Mengandung 100% bahan organik sehingga dijamin aman untuk lingkungan, tidak akan merusak tanaman yang sedang dibudidaya dan tidak akan mengganggu keindahan lingkungan sekitar.
  2. Mudah terurai
    Saat Anda menggunakan Natural Pentana dan menyemprotkan ke tanaman, partikel yang terkandung di dalamnya akan cepat terurai, sehingga Natural Pentana mampu bekerja dengan cepat dan efektif untuk membunuh hama. Keunggulan inilah yang membuat Natural Pentana banyak digunakan oleh para petani dan masyarakat karena cara kerjanya yang dapat dengan cepat mengendalikan hama.

Hama Sasaran

  1. Hama sasaran utama
Yaitu hama Thrips sp., Ulat, Aphis sp.
Komoditi : terong, cabai, tanaman hias, kacang panjang, tomat, jagung, semangka, jeruk, kapas, tembakau, dan lain-lain.
  1. Hama sasaran lainnya
Hama : kutu-kutuan (kutu putih, kutu kebul, dan lain-lain)
Komoditi : tomat, cabai, melon, kacang-kacangan, teh, semangka, mangga, jeruk, kapas, tembakau, dan lain-lain.


Cara Pemakaian :

Campurkan 15-45 cc Pentana dan Aero-810 dan tambahkan sedikit air dalam wadah. Kemudian aduk hingga tercampur rata, tuangkan ke tangki semprot dan tambah air hingga penuh lalu semprotkan tepat mengenai hama sasaran. Sebaiknya dilakukan pada sore hari.

Petunjuk Keamanan :

Simpan di tempat yang aman dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Dapatkan Natural Pentana untuk pelindung tanaman Anda, hanya dari ditributor resmi PT. Natural Nusantara (NASA).

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA


Natural GLIO


Natural GLIO (Gliocladium) merupakan produk untuk pengendali hama dan penyakit tanaman, produksi dari PT Natural Nusantara (NASA). Memiliki dua bahan aktif yaitu Gliocladium sp dan Trichoderma sp.
Natural GLIO mampu menghandurkan inokulum (sumber infeksi tanaman) dan mencegah sumber infeksi penyakit. Mampu melindungi perkecambahan biji dan akar-akar tanaman dari sumber infeksi dan penyakit, aman untuk lingkungan, manusia, hewan serta mudah dalam pemakaian, dan murah.
Natural GLIO bersifat Hiperparasit terhadap pathogen penyakit tanaman, sehingga terjadi persaingan tempat tinggal dan nutrisi. Kemudian Natural GLIO mengeluarkan zat antibiotik sehingga dapat terus berkembang dan melindungi tanaman dari gangguan pathogen.

Mengapa Menggunakan Natural GLIO

  1. Aman terhadap lingkungan, manusia, dan hewan
  2. Selaras dengan keseimbangan alam, mudah, dan murah
  3. Mampu menghancurkan inokulum yang menyebabkan sumber infeksi penyakit tanaman
  4. Dapat mencegah sumber infeksi penyakit menyebar kembali dengan kolonisasi tanah oleh Natural GLIO
  5. Mampu melindungi perkecambahan biji dan akar-akar tanaman dari sumber infeksi penyakit

Cara Kerja Natural GLIO

Pupuk organik ini bekerja dengan sifat hiperparasit terhadap pathogen penyakit tanaman, sehingga kemudian terjadi persaingan tempat tinggal dan nutrisi. Lalu Natural GLIO mengeluarkan zat antibiotik yaitu gliovirin dan viridin yang akan mematikan pathogan penyebab penyakit tanaman dan Natural GLIO ini akan berkembang terus mengkolonisasi melindungi tanaman dan gangguan pathogen.

Tanaman Sasaran 

Bawang merah, bawang daun, cabai, terong, kubis (kol), tomat, melon, semangka, dan lain-lain.


Penyakit Sasaran

  1. Sasaran utama

  • Rebah semai (Phytium sp, Rizoctonia sp)
  • Penyakit layu (Fusarium sp, Pseudomonas sp)
  1. Sasaran lainnya

  • Penyakit antraknosa (colletrotichum sp, Gloeosporium sp)
  • Akar gada / bengkak (Plasmodiphora sp)
  • Penyakit layu pada tanaman cabai
  • Penyakit layu fusarium pada tanaman tomat
  • Busuk buah pada tanaman cabai
  • Penyakit layu (ngoler) pada tanaman bawang
  • Jamur ganoderma pada tanaman sawit dan karet
  • Penyakit busuk buah pada tanaman kakao/coklat
  • Jamur upas pada tanaman kopi
  • Jamur akar putih (jap) pada tanaman karet
  • Penyakit busuk batang pada tanaman panili
Catatan :
  • Bersifat prefentif (pencegahan)
  • Mengendalikan penyakit terutama yang berada di tanah

Petunjuk Penggunaan :

  1. Penggunaan langsung, pada tanaman holtikultura dan pangan diberi 1-2 gram tiap tanaman yang akan ditanami
  2. Penggunaan bersama pupuk kandang (lebih dianjurkan), 1 Bungkus GLIO dicampur pupuk kandang/kompos 25-50 kg, diamkan + 1 minggu dalam kondisi lembab, baru kemudian digunakan sebagai pupuk dasar.
  3. Tanaman terinfeksi penyakit, jika terjadi gejala serangan pathogen, maka 1 Bungkus GLIO dicampur pupuk kandang matang atau kompos 2-3 kg lalu diamkan + 1 minggu baru digunakan, dosis 2-3 sendok makan pada tanaman terserang.
Catatan : waktu pemberian GLIO pada sore hari


Cara Pemakaian :
  1. Ambil 1 kotak Natural GLIO dicampur 25-30 kg pupuk kandang/kompos
  2. Setelah dicampur masukan ke dalam kantong, untuk disimpan selama 1-2 minggu
  3. Setelah mengembang biakkan spora-spora, campuran tadi siap digunakan sebagai pupuk awal untuk luas lahan 500-1.000 m2
Bersamaan dengan penaburan SUPERNASA saat olah lahan tanam.

Cara Pemakaian Untuk Tanaman Yang Sudah Ditanam

Natural GLIO juga bisa dicampur dengan SUPERNASA, POC NASA untuk penggunaan sebelum tanam
  1. 1 sendok makan Natural GLIO ditambah 1 sendok SUPERNASA ditambah 2-3 tutup POC NASA diaduk sampai rata
  2. Masukkan ke dalam ember/gembor, setelah itu siramkan larutan tadi ke atas bedengan sebelum ditutup mulsa plastik
  3. Atau dapat dikocorkan ke lubang tanam dengan takaran 200ml air perlubang tanam
Peringatan :
  • Jangan dicampur dengan pestisida kimia
  • Simpan di tempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari secara langsung
Dapatkan Natural GLIO Pestisida Organik Pengendali Penyakit Tanaman hanya dari distributor resmi PT. Natural Nusantara (NASA).


Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA


PESTONA Musuhnya Hama Tanaman (Pestisida Organik NASA)

PESTONA yaitu formula pengendali atau pemberantas hama pada tanaman pangan, holtikultura dan tahunan yang bersifat organik. Merupakan produk pestisida organik unggulan dari PT Natural Nusantara (NASA). Organik artinya hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami dan tidak menggunakan bahan kimia di dalamnya.

PESTONA terbuat dari bahan alami, sehingga mudah terurai di alam dan tidak akan mencemari lingkungan, aman untuk kehidupan manusia, hean peliharaan dan musuh alami hama pada tanaman, tanaman atau buah yang menggunakan PESTONA akan bebas residu kimia dan aman untuk dikonsumsi.

PESTONA bekerja dengan cara mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sehingga mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, meskipun tidak mengutamakan kematian segera pada serangga atau hama yang merusak tanaman.

Keunggulan PESTONA

  1. Sangat aman bagi kehidupan manusia, hewan ternak atau hewan peliharaan, serta musuh alami hama pada tanaman yang sedang dibudidayakan
  2. Mudah terurai di alam, sehingga tidak menyebabkan pencemaran lingkungan
  3. Hasil produksi tanaman dan buah menjadi bebas residu bahan kimia dan aman untuk dikonsumsi
PESTONA yaitu pestisida organik untuk beberapa hama penting pada tanaman pangan, holtikultura dan tanaman tahunan, yang merupakan hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif sebagai berikut :
  1. Alkaloid, polifenol, azadirachtin, ricin (asam ricin), sitrat, eugenol, nikotin, annonain, dan lain-lain
  2. Kandungan lainnya yaitu eucalyptus oil, atsiri oil, dan solvent extraction

Manfaat dan Fungsi PESTONA




Berdasarkan kandungan bahan-bahan aktifnya, pestisida organik NASA ini memiliki manfaat dan fungsi sebagai berikut :
  1. Asam ricin, dapat mengendalikan berbagai jenis serangga, semacam cendawan dan nemotade parasit pada tanaman.
  2. Zat azadirachtin, dapat mengendalikan berbagai jenis jamur, hama, bakteri, virus dan berperan sebagai moluskisida. Zat ini bekerja dengan cara menghambat reproduksi hama dan menghambat pertumbuhan serangga dewasa.
  3. Polifenol, dapat menghambat serangga hama dan menghembat tumbuhnya larva untuk menjadi pupa
  4. Alkaloid, zat ini bersifat taksin terhadap beberapa jenis serangga.
  5. Annonain, kandungan ini dapat menolak serangga dan menghambat pertumbuhan serangga serta untuk menanggulangi hama ulat dan belalang.
  6. Sitrat, untuk menghambat dan mengendalikan hama gudang dan peletakkan telur serangga.
  7. Nikotin, untuk menolak serangga dan berfungsi sebagai akarisida.
  8. Eugenol, berfungsi untuk mengendalikan lalat buah dan bsia bekerja sebagai fungisida.

Cara Kerja PESTONA

Mekanisme kerja PESTONA ialah tidak mengutamakan untuk membunuh hama secara cepat, tetapi zat didalamnya akan bekerja untuk mempengaruhi daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, hambatan pembentukan serangga dewasa, proses ganti kulit, penurunan daya tetas telur, menghambat komunikasi seksual, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu kandungan dalam PESTONA bekerja sebagai zat pemandul, menghambat proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakkan telur, dan dapat bekerja secara kontak sistemik. Dengan kata lain, pestisida ini bekerja dengan cara mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sehingga dapat mencegah OPT untuk memakan dan merusak tanaman, meskipun PESTONA jarang menyebabkan kematian segera pada serangga atau hama.

Sasaran Hama :

Walang sangit, wereng, belalang, penggerek batang, thrips, kepik, uret, ulat, dan lain-lain.

Cara Pemakaian :

  • Larutkan produk PESTONA sebanyak 5cc-10cc kedalam 1 liter air atau setara dengan 7-10 tutup botol untuk satu tangki.
  • Kemudian aduk campuran tersebut hingga tercampur rata.
  • Lalu semprotkan pada tanaman yang terkena serangan hama dan penyakit secara merata
  • Untuk hasil lebih optimal, lakukan penyemprotan sesering mungkin. Paling minimal dilakukan penyemprotan setiap musim.
  • Waktu yang paling baik untuk penyemprotan adalah pada waktu sore hari.
Dapatkan PESTONA pestisida organik pengendali hama tanaman alami dari distributor resmi PT. Natural Nusantara (NASA).

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA


Sunday, May 27, 2018

Paket Budidaya Kelapa Sawit Organik

ISI PAKET  :

  • 1 BOTOL POWER NUTRITION 250 gram
  • 1 BOTOL SUPERNASA 250 gram
  • 1 BOTOL POC NASA 500 cc
  • 1 BOTOL HORMONIK 100 cc

Leaflet Pupuk Kelapa Sawit




PENDAHULUAN

Agribisnis kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), baik yang berorientasi pasar lokal maupun global akan berhadapan dengan tuntutan kualitas produk dan kelestarian lingkungan selain tentunya kuantitas produksi. PT Natural Nusantara berusaha berperan dalam peningkatan produksi budidaya kelapa sawit secara Kuantitas, Kualitas dan tetap menjaga Kelestarian lingkungan (Aspek K-3).

SYARAT PERTUMBUHAN

Iklim

Lama penyinaran matahari rata-rata 5-7 jam/hari. Curah hujan tahunan 1.500-4.000 mm. Temperatur optimal 24-280C. Ketinggian tempat yang ideal antara 1-500 m dpl. Kecepatan angin 5-6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan.

Media Tanam

Tanah yang baik mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur. Berdrainase baik, permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam (80 cm), pH tanah 4-6, dan tanah tidak berbatu. Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial, tanah gambut saprik, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan perkebunan kelapa sawit.

PEMBIBITAN




  • Penyemaian

Kecambah dimasukkan polibag 12×23 atau 15×23 cm berisi 1,5-2,0 kg tanah lapisan atas yang telah diayak. Kecambah ditanam sedalam 2 cm. Tanah di polibag harus selalu lembab. Simpan polibag di bedengan dengan diameter 120 cm. Setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindahtanamkan.
Bibit dari dederan dipindahkan ke dalam polibag 40×50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang diayak. Sebelum bibit ditanam, siram tanah dengan POC NASA 5 ml atau 0,5 tutup per liter air. Polibag diatur dalam posisi segitiga sama sisi dengan jarak 90×90 cm.
  • Pemeliharaan Pembibitan

Penyiraman dilakukan dua kali sehari. Penyiangan 2-3 kali sebulan atau disesuaikan dengan pertumbuhan gulma. Bibit tidak normal, berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus dibuang. Seleksi dilakukan pada umur 4 dan 9 bulan.
  • Pemupukan Pada Saat Pembibitan

Pupuk Makro :
> 15-15-6-4    Minggu ke 2 & 3 (2 gram); minggu ke 4 & 5 (4gr); minggu ke 6 & 8 (6gr); minggu ke 10 & 12 (8gr)
> 12-12-17-2    Mingu ke 14, 15, 16 & 20 (8 gr); Minggu ke 22, 24, 26 & 28 (12gr), minggu ke 30, 32, 34 & 36 (17gr), minggu ke 38 & 40 (20gr).
> 12-12-17-2    Minggu ke 19 & 21 (4gr); minggu ke 23 & 25 (6gr); minggu ke 27, 29 & 31 (8gr)
> POC NASA    Mulai minggu ke 1 – 40 (1-2cc/lt air perbibit disiramkan 1-2 minggu sekali).
Catatan : Akan Lebih baik pembibitan diselingi/ditambah SUPERNASA 1-3 kali dengan dosis 1 botol untuk + 400 bibit. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman.

TEKNIK PENANAMAN

Penentuan Pola Tanaman

Pola tanam dapat monokultur ataupun tumpangsari. Tanaman penutup tanah (legume cover crop LCC) pada areal tanaman kelapa sawit sangat penting karena dapat memperbaiki sifat-sifat fisika, kimia dan biologi tanah, mencegah erosi, mempertahankan kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan tanaman pengganggu (gulma). Penanaman tanaman kacang-kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.

Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam dibuat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50×40 cm sedalam 40 cm. Sisa galian tanah atas (20 cm) dipisahkan dari tanah bawah. Jarak 9x9x9 m. Areal berbukit, dibuat teras melingkari bukit dan lubang berjarak 1,5 m dari sisi lereng.

Cara Penanaman

Penanaman pada awal musim hujan, setelah hujan turun dengan teratur. Sehari sebelum tanam, siram bibit pada polibag. Lepaskan plastik polybag hati-hati dan masukkan bibit ke dalam lubang. Taburkan Natural GLIOyang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang selama + 1 minggu di sekitar perakaran tanaman. Segera ditimbun dengan galian tanah atas. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis ± 5-10 ml/ liter air setiap pohon atau semprot (dosis 3-4 tutup/tangki). Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPERNASA. Adapun cara penggunaan SUPERNASA adalah sebagai berikut: 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.

Pemeliharaan Tanaman



Penyulaman dan Penjarangan
Tanaman mati disulam dengan bibit berumur 10-14 bulan. Populasi 1 hektar + 135-145 pohon agar tidak ada persaingan sinar matahari.
Penyiangan
Tanah di sekitar pohon harus bersih dari gulma.
Pemupukan
  • Pupuk Makro
Urea :  Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (225 kg per ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (1000 kg per ha)
TSP : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (115 kg/ha) dan Bulan ke 48 & 60 (750 kg/ha)
MOP/KCl : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (200 kg/ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (1200 kg/ha)
Kieserite : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (75 kg/ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (600 kg/ha)
Borax : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (20 kg/ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (40 kg/ha)
Pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan (September – Oktober) dan kedua di akhir musim hujan (Maret- April).
Dosis POC NASA mulai awal tanam :
0-36 bln    2-3 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 4 – 5 bulan sekali
>36 bln    3-4 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 3 – 4 bulan sekali
Dosis POC NASA pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POC NASA :
Tahap 1 : Aplikasikan 3 – 4 kali berturut-turut dengan interval 1-2 bln. Dosis 3-4 tutup/ pohon
Tahap 2 : Aplikasikan setiap 3-4 bulan sekali. Dosis 3-4 tutup/ pohon
Catatan: Akan Lebih baik pemberian diselingi/ditambah SUPER NASA 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botol untuk + 200 tanaman.
Pemangkasan Daun
Terdapat tiga jenis pemangkasan yaitu:
  1. Pemangkasan pasir
    Membuang daun kering, buah pertama atau buah busuk waktu tanaman berumur 16-20 bulan.
  2. Pemangkasan produksi
    Memotong daun yang tumbuhnya saling menumpuk (songgo dua) untuk persiapan panen umur 20-28 bulan.
  3. Pemangkasan pemeliharaan
    Membuang daun-daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.
          Kastrasi Bunga
          Memotong bunga-bunga jantan dan betina yang tumbuh pada waktu tanaman berumur 12-20 bulan.
          Penyerbukan Buatan
          Untuk mengoptimalkan jumlah tandan yang berbuah, dibantu penyerbukan buatan oleh manusia atau serangga.
          1. Penyerbukan oleh manusia
            Dilakukan saat tanaman berumur 2-7 minggu pada bunga betina yang sedang represif (bunga betina siap untuk diserbuki oleh serbuk sari jantan). Ciri bunga represif adalah kepala putik terbuka, warna kepala putik kemerah-merahan dan berlendir. Cara penyerbukan: Campurkan serbuk sari dengan talk murni ( 1:2 ). Serbuk sari diambil dari pohon yang baik dan biasanya sudah dipersiapkan di laboratorium, semprotkan serbuk sari pada kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer.
          2. Penyerbukan oleh Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit
            Serangga penyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik pada bau bunga jantan. Serangga dilepas saat bunga betina sedang represif. Keunggulan cara ini adalah tandan buah lebih besar, bentuk buah lebih sempurna, produksi minyak lebih besar 15% dan produksi inti (minyak inti) meningkat sampai 30%.


          HAMA DAN PENYAKIT KELAPA SAWIT


          Hama

          1. Hama Tungau
            Penyebab: tungau merah (Oligonychus). Bagian diserang adalah daun. Gejala: daun menjadi mengkilap dan berwarna bronz. Pengendalian: Semprot Pestona atau Natural BVR.
          2. Ulat Setora
            Penyebab: Setora nitens. Bagian yang diserang adalah daun. Gejala: daun dimakan sehingga tersisa lidinya saja. Pengendalian: Penyemprotan dengan Pestona.

          Penyakit

          1. Root Blast
            Penyebab: Rhizoctonia lamellifera dan Phythium Sp. Bagian diserang akar. Gejala: bibit di persemaian mati mendadak, tanaman dewasa layu dan mati, terjadi pembusukan akar. Pengendalian: pembuatan persemaian yang baik, pemberian air irigasi di musim kemarau, penggunaan bibit berumur lebih dari 11 bulan. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO.
          2. Garis Kuning
            Penyebab: Fusarium oxysporum. Bagian diserang daun. Gejala: bulatan oval berwarna kuning pucat mengelilingi warna coklat pada daun, daun mengering. Pengendalian: inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO semenjak awal.
          3. Dry Basal Rot
            Penyebab: Ceratocyctis paradoxa. Bagian diserang batang. Gejala: pelepah mudah patah, daun membusuk dan kering; daun muda mati dan kering. Pengendalian: adalah dengan menanam bibit yang telah diinokulasi penyakit.
          Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO-810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki .

          PANEN KELAPA SAWIT



          Mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan. Dapat dipanen jika tanaman telah berumur 31 bulan, sedikitnya 60% buah telah matang panen, dari 5 pohon terdapat 1 tandan buah matang panen. Ciri tandan matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas/jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau sedikitnya ada 10 buah yang lepas dari tandan yang beratnya 10 kg atau lebih.
          Demikian uraian penjelasan mengenai budidaya kelapa sawit teknologi NASA. Dapatkan Paket Budidaya Kelapa Sawit Organik NASA hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.


          Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

          Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

           ----------------------------------------------------

          TELP/SMS/WA